“Garis Jalan”

“Patience and perseverance have a magical effect before which difficulties disappear and obstacles vanish.”

”Kesabaran dan ketekunan memiliki efek magis sebelum kesulitan-kesulitan menghilang dan hambatan-hambatan lenyap.”

~ John Quincy Adams ~

“Garis Jalan”

(oleh: Toni Yoyo)

Kita pasti tidak asing dengan berbagai garis yang ada di jalan. Pernahkah kita membayangkan jalan raya tanpa garis jalan? Apa yang akan terjadi di jalan raya yang ramai dengan kendaraan tapi tidak memiliki garis jalan? Inginkah kita mengetahui asal muasal sehingga dibuat garis-garis di jalan?

Garis jalan adalah hal yang umum di berbagai jalan di seluruh dunia. Garis-garis di jalan adalah kelengkapan tanda-tanda di jalan untuk membantu para pengendara atau pengguna jalan. Dengan adanya garis jalan, para pengendara dan pengguna jalan bisa mengetahui dengan tepat dimana dia seharusnya berada dan mempertahankan posisinya sehingga tidak mengambil jalur orang lain yang bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan. Garis-garis di jalan telah banyak sekali membantu mengurangi terjadinya kecelakaan. Tanpa bantuan garis-garis jalan, tak terbayangkan banyaknya kecelakaan yang bisa merengut nyawa dan kerugian yang timbul.

Kisah berikut menggambarkan beratnya perjuangan seorang wanita untuk mewujudkan sebuah ide yang dimilikinya. Meski pun ide ini dia yakini sangat berguna bagi kehidupan orang banyak, namun karena tidak umum di zaman itu, menyebabkan munculnya banyak penentangan dan penolakan. Kisah ini dapat memotivasi kita untuk terus maju dan berjuang terutama di saat kita memiliki ide yang kita yakini baik namun dianggap aneh oleh orang-orang lain.

*************************************************

Dia adalah seorang dokter kelahiran Nebraska Amerika Serikat yang membuka praktik umum dan tinggal di California. Dia adalah seorang wanita yang sangat berjasa dan dikenang oleh dunia. Akan tetapi kemasyhurannya bukanlah di bidang kedokteran. Dia terkenal akan kontribusinya dalam menurunkan kecelakaan di jalan raya.

Pengalaman dari sebuah kecelakaan yang terjadi pada dirinya sendiri telah memaksanya berpikir keras bagaimana caranya membuat jalan raya menjadi lebih aman bagi semua pengguna jalan. Kejadiannya adalah sewaktu dia dalam suatu perjalanan, mobilnya diserempet oleh mobil lain yang tiba-tiba mengambil jalur jalannya. Kejadian seperti ini sebenarnya umum terjadi terutama di jalan yang berbelok atau berliku. Kejadian ini tidak membuatnya trauma untuk berkendara. Malahan membuatnya bertekad untuk melakukan sesuatu guna menyelamatkan banyak orang dari kecelakaan yang seharusnya bisa dihindari atau diminimalkan.

Suatu ketika, dia menyetir di sebuah jalan yang memiliki beberapa tonjolan di bagian tengahnya. Dia memperhatikan bahwa ternyata tonjolan ini sangat berguna bagi dirinya mau pun para pengemudi lainnya. Tonjolan ini telah membantu pengemudi mengetahui jika kendaraannya sudah akan keluar dari jalur jalan yang seharusnya.

Pengalaman mengemudi di jalan dengan tonjolan ini memberikan gagasan brilian baginya. Dia memikirkan semacam tanda di jalanan yang bisa membantu para pengemudi mengetahui apakah mereka masih berada di jalurnya atau tidak. Tentu saja untuk memasang tonjolan di sepanjang jalan bukanlah ide yang dapat diterima karena sangat sulit dan mahal untuk dilakukan. Dari berbagai alternatif yang dia pikirkan, akhirnya dia yakin akan satu ide untuk dilaksanakan.

Dia lalu membujuk dewan kotapraja untuk melakukan percobaan dengan mengecat satu garis di sepanjang tengah jalan. Dia tidak hanya mendapatkan tanggapan yang birokratis dan melecehkan, tetapi juga tentangan, tertawaan, dan hinaan. Akan tetapi dia dengan gigih dan persisten memperjuangkan idenya ini. Dia terus berjuang tanpa kenal lelah selama tujuh tahun sebelum gagasannya dilaksanakan. Akhirnya disetujui percobaan mengecat garis jalan sepanjang lima mil di California tahun 1924. Luar biasa sekali hasilnya dimana kecelakaan di jalan raya tersebut menurun secara drastis.

Ide garis jalan dokter wanita yang bernama June McCaroll kemudian diadopsi oleh seluruh negara bagian Amerika dan akhirnya menyebar ke seluruh dunia. Ide yang awalnya begitu direndahkan dan sama sekali tidak dipandang, ternyata mampu memberikan manfaat yang sedemikian besar bagi umat manusia sehingga sekarang menjadi standar yang digunakan di seluruh jalan di dunia.

*************************************************

Seringkali dalam kehidupan ini, kita mendapatkan banyak hambatan, tentangan, dan ujian. Pada akhirnya semua kesulitan itu mengandaskan gagasan, cita-cita, dan impian kita jika kita tidak mampu berkukuh dan memiliki tekad yang kuat. Belajar dari pengalaman dr. June McCaroll, tidak perlu malu menjadi orang yang berbeda, sepanjang kita yakin akan apa yang kita perjuangkan, yang dilandasi oleh niat dan tujuan yang baik.

Jikalau kita memiliki gagasan, cita-cita, dan impian yang benar-benar kita yakini, cobalah untuk merealisasikannya. Janganlah malu dan takut hanya karena berbeda dengan yang kebanyakan dimiliki oleh orang lain. Tentu saja tujuan yang ingin dicapai haruslah baik dan benar. Demikian pula cara-cara untuk melaksanakannya juga harus baik dan benar. Lengkapilah segala sesuatunya dengan kegigihan, keuletan, semangat, dan sikap pantang menyerah. Niscaya hasil yang baik akan bisa diraih.

Pelajaran dan pengalaman dalam mengeluarkan gagasan, cita-cita, dan impian yang benar-benar kita yakini akan menjadi modal berharga dalam upaya kita untuk mengeluarkan diri kita yang sesungguhnya, yakni mengeluarkan seluruh potensi, bakat, dan kemampuan terbaik dari dalam diri kita.

“Jangan malu menjadi orang yang berbeda, sepanjang yakin akan apa yang diperjuangkan, dengan dilandasi oleh niat dan tujuan yang baik. Jangan biarkan tentangan dan ujian mengandaskan cita-cita dan impian kita.”

~ Toni Yoyo ~

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *